• Kam. Mei 23rd, 2024
Aki Motor

Aki Motor – Aki motor tidak mengisi seperti tekor terus. Masalah semacam ini mungkin tak asing bagi sebagian pemilik kendaraan roda dua.

Tapi coba sabar dulu, jangan buru-buru langsung mengganti dengan aki baru. Ada baiknya periksa beberapa komponen kelistrikan lain, misalnya sepul atau kiproknya.Kelistrikan sepeda motor yang bermasalah memang sangat menjengkelkan. Karenanya beberapa fungsi jadi tak bekerja sebagaimana mestinya.Efeknya antara lain electric starter tak berfungsi, lampu-lampu redup, dan sebagainya. Kalau sudah begini biasanya aki langsung menjadi kambing hitam. Duit ratusan ribu pun melayang untuk menebus aki baru. Tapi setelah dipasang ternyata masalah belum juga hilang. Nah kali ini mimin akan membagikan Cara Mengatasi Aki Motor yang dapat kamu coba di rumah berikut ini :

Mengenal Lebih Dekat Masalah Aki Motor yang Tidak Mengisi

Perlu di ketahui, aki memang memiliki tugas untuk memenuhi kebutuhan listrik pada sebuah kendaraan. Bukan hanya sepeda motor, tapi juga mobil Tapi ada hal lain yang tak boleh dilupakan. Aki yang berfungsi sebagai baterai itu mendapat pasokan listrik dari putaran mesin. Proses pengisian di lakukan ketika sepeda motor digunakan. Itu alasannya jika sepeda motor tak pernah di gunakan maka aki adalah bagian yang pertama kali mengalami masalah. Tapi listrik yang masuk ke dalam aki juga perlu diatur. Tujuannya biar sesuai dengan kebutuhan atau spesifikasi aki.

Jika terlalu kecil maka aki tak akan memiliki listrik yang ideal. Sebaliknya, jika terlalu besar maka aki akan mengalami overcharge sehingga pada akhirnya rusak. Bentuk kerusakannya beragam. Ada kalanya hal itu bisa di lihat dari wujudnya yang jadi menggembung. Atau bisa saja wujudnya tetap normal tapi fungsinya yang terganggu.

Baca Juga  8 Bengkel di Medan Yang Terbaik

Sampai di sini bisa di simpulkan besarnya listrik yang masuk ke aki juga ada batasnya. Misal, jika aki yang di gunakan tertulis keterangan 5 ampere, pengisian maksimal biasanya 0,5 ampere.Sebagai gambaran lain, aki bisa di ibaratkan sebagai wadah air yang harus di jaga isinya. Tidak boleh kurang atau kepenuhan apalagi sampai tumpah.Untuk itu di butuhkan semacam kran yang mengatur besar atau kecilnya air yang di tuangkan ke dalam wadah tersebut. Di sinilah fungsi dari sebuah regulator atau bahasa lainnya kiprok di butuhkan.Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa kita memiliki “sumber air” yang memadai. Inilah yang menjadi tugas alternator atau yang juga biasa di sebut sebagai spul.

Cek Bagian Ini Saat Aki Motor Tidak Mengisi

Aki Motor

Maka itu, ketika aki motor tidak mengisi perlu juga di lakukan pengecekan terhadap kiprok dan spul. Bagaimana cara melakukannya? Cek informasi di bawah ini!

1. Cek Kondisi Kiprok

Secara sederhana sudah di sebutkan fungsi kiprok adalah untuk mengatur arus yang listrik yang masuk ke dalam aki.

Tapi untuk lebih detailnya, kiprok bekerja dengan cara mengubah arus dua arah alias Alternating Current (AC) menjadi satu arus atau yang disebut sebagai Direct Current (DC). Hal ini perlu di lakukan karena arus listrik yang masuk ke dalam aki harus dalam keadaan DC.

Cara sederhana untuk mengetahui kondisi kiprok adalah dengan melihat suhunya. Kiprok yang bekerja dengan baiknya biasanya punya kondisi yang hangat saat motor di nyalakan. Bukan panas atau bahkan dingin.

2. Cek Kondisi Spul

Berbeda dengan cara cek kiprok yang relatif sederhana, cara cek kondisi spul atau alternator butuh sedikit upaya.

Baca Juga  Toko Velg Mobil Semarang Yang Terbaik

Hal ini dikarenakan pemilik motor mesti membuka blok magnetnya terlebih dahulu. Setelah dibongkar maka akan terlihat kumparan di dalamnya.

Coba periksa apakah ada bagian dari kumparan yang gosong. Karena biasanya spul yang rusak ditandai oleh hal itu. Kerusakan pada magnet justru tergolong sangat jarang terjadi.

3. Kabel Rusak Juga Bisa Bikin Aki Motor Tidak Mengisi

Aki Motor

Katakanlah Anda sudah melakukan pengecekan dua komponen yang telah di sebutkan di atas. Namun ternyata sumber masalah masih belum di temukan juga.Langkah yang bisa di lakukan selanjutnya ialah memeriksa kabel-kabel yang menghubungkan komponen-komponen tersebut.

Dalam perumpamaan wadah air seperti di singgu di awal, kabel-kabel ini bisa di ibaratkan sebagai pipa yang berfungsi menjadi saluran air berpindah tempat.Kekhawatirannya adalah proses pengisian listrik ke dalam aki tidak bisa maksimal karena ada kabel yang rusak. Misal ada kabel yang terkelupas kemudian mengenai massa atau bodi motor.

Untuk mengetahui kondisi kabel-kabel ini bisa di lakukan secara visual atau pemeriksaan menggunakan alat multimeter dan tespen. Periksa satu per satu untuk memastikan tidak ada kabel yang bermasalah.

4. Periksa Kondisi Aki Itu Sendiri

Tak kalah penting adalah memeriksa kondisi aki itu sendiri. Masalah aki motor tidak mengisi bisa jadi karena kondisi komponen tersebut sudah menurun.Baik karena usia pemakaian atau adanya kerusakan. Misalnya saja sel-sel yang ada di dalam aki sudah tak mampu menyimpan listrik dengan baik. Untuk aki basah, coba cek apakah volume cairan elektrolit di dalamnya masih ideal

Jika sudah banyak berkurang sebaiknya segera di lakukan pengisian. Perlu hati-hati dalam memilih air aki karena ada dua jenis, yaitu air aki botol merah dan air aki botol biru.Air aki botol merah atau yang sebenarnya memiliki nama air zuur di gunakan untuk pengisian pertama kali karena memiliki tingkat asam yang sangat tinggi. Sementara itu, untuk air aki botol biru di gunakan saat melakukan penambahan.

Baca Juga  7 Bengkel di Depok Yang Terbaik

Faktanya pengecekan aki sangat di butuhkan, walaupun untuk produk yang memiliki status bebas perawatan alias Maintenance Free (MF).Istilah bebas perawatan yang di maksud pada produk-produk tersebut hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu, misalnya satu atau dua tahun. Selebihnya wajib di lakukan pengecekan rutin.Paling sederhana adalah memeriksa kebersihannya terutama pada bagian plat terminalnya. Pastikan bagian ini agar selalu terhindar dari korosi.

Tak kalah penting adalah memastikan baut-bautnya juga terpasang dengan sempurna. Banyak yang tak menyadari, ketika motor di gunakan sehari-hari maka akan sering mengalami guncangan. Khawatirnya baut-baut tersebut mengalami kendur.

Hindari Pemasangan Aksesori Berlebihan

Dunia otomotif memang tak akan bisa lepas dari modifikasi. Pemasangan aksesori tambahan menjadi salah satu bentuk modifikasi yang sering dilakukan pemilik sepeda motor.Tapi sayangnya, pemasangan aksesori yang tidak tepat atau bahkan berlebihan bisa membawa dampak negatif untuk sistem kelistrikan.Risiko yang di timbulkan salah satunya adalah aki sering tekor atau aki motor tidak mengisi secara sempurna.

Praktik modifikasi terkait sistem kelistrikan yang sering dilakukan pemilik kendaraan roda dua antara lain pemasangan klakson keong, lampu HID, atau LED. Jika tak di lakukan benar, misalnya menggunakan relay yang sesuai kebutuhan maka hal ini sangat berpotensi mengganggu sistem kelistrikan.

Cara Merawat Aki Motor

Aki motor yang di rawat dengan baik akan mampu memberikan performa optimal. Untuk membuat aki lebih awet di gunakan maka ikuti beberapa tips di bawah ini!

  • Cek terminal aki dan bersihkan dari kerak. Cara membersihkan aki motor sebaiknya lepaskan dulu dari motor. Setelah itu bersihkan bagian luarnya dengan kain halus.
  • Buka penutup aki dengan hati-hati kemudian isi aki jika sudah berkurang. Isi ulang daya listrik aki jika menggunakan aki kering. Untuk mengisi ulang daya listrik ada dua cara yakni metode teknik jumper dan pengecasan

Penyebab aki motor tidak mengisi bisa di karenakan komponen dalam yang rusak seperti kiprok atau spul. Alasan lainnya dapat dikarenakan penambahan aksesoris yang berlebihan seperti lampu maupun klakson.

By admin